Top News

Pertanyakan pencairan dana sertifikasi - Guru Adukan Diknas Manado ke Ombudsman

 


Manado, KOMENTAR - Tunggakan dan keterlambatan pembayaran tunjangan sertifikasi guru yang sampai saat ini tak kunjung disalurkan menuai kekecewaan sejumlah guru. Menariknya, akibat kekecewaan tersebut, Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Manado dilaporkan ke Ombudsman.
Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Diknas Kota Manado, Dra Julien Kindangen tak menampik laporan tersebut. Bahkan Ombudsman telah melayangkan surat agar Diknas Manado menindaklanjutinya. “Tindakan guru yang membuat laporan tersebut sangat kami sayangkan. Sebab, masalah pembayaran tunjangan sertifikasi bukan hanya terjadi di Kota Manado, melainkan sudah menjadi masalah nasional,” bebernya kepada koran ini, Senin (18/03) kemarin.
Meski dilapor ke Ombudsman, Kindangen mengaku tidak memiliki beban. Sebab, sesuai dengan kondisi yang ada, dana yang dikucur pusat langsung ditransfer ke rekening guru masing-masing. Dengan demikian, Diknas tak bersentuhan langsung dengan dana sertifikasi. “Hal ini telah kita sampaikan ke DPRD,” ujarnya.

Seharusnya, sebagai guru yang mengemban predikat profesional, kata Kindangen guru dapat menunjukkan perilaku terhormat. Dalam artian, ketika menjalankan tugas dan tanggungjawabnya tidak diukur dari kapan akan menerima tunjangan. “Banyak guru menilai bahwa Diknas yang sengaja menahan dana sertifikasi. Padahal tidaklah demikian. Hal itu telah kami sampaikan berulangkali namun tak kunjung dipahami oleh guru,” katanya sembari menambahkan bahwa pembayaran sertifikasi dibayar sesuai dengan dana yang tersedia. “Sesuai petunjuk teknis, dana dibayarkan satu triwulan. Tetapi, pada saat direalisasikan dana tidak mencukupi,” tukasnya.
Berdasarkan catatan yang ada, jumlah guru sertifikasi yang ada di Kota Manado, mencapai 2.849 orang. Dengan jumlah tersebut, dana yang diusulkan sekitar Rp 100-an M. “Untuk 2013 ini, ada peningkatan 300-an guru. Sehingga dana yang dianggarkan  mengalami kenaikan dari tahun lalu yang diplot sekitar Rp 96 M,” ungkap Kindangen.
Seperti diketahui, untuk Kota Manado, sertifikasi yang belum dibayarkan untuk tahun 2012, menggantung dua bulan dan 2013 tiga bulan.(eda)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Opex

News Most Viewed

BPMS Apresiasi Jemaat  ...

Manado, KOMENTAR - Badan Pekerja Majelis ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Supit: Saya tak Tahu ...

Manado, KOMENTAR - Donald Supit SH, Kadis ...

Penerimaan CPNS di Sulut ...

Manado, KOMENTAR - Kepala Badan Kepegawaian ...

Peredaran Ijazah Palsu ...

Manado, KOMENTAR - Peredaran ijazah palsu ...

Sulut Kembali ‘Dikuasai’ ...

Penyaluran kredit yang dilakukan perbankan ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)