Pendidikan

Wujudkan kota modern - Pemkot Manado Bakal Libatkan Akademisi Unsrat

Manado, KOMENTAR - Walikota Manado, Dr GS Vicky Lumentut DEA, berkomitmen untuk menjadikan Kota Manado sebagai kota modern dan menyenangkan. Tak tanggung-tanggung untuk merealisasikan mimpi besar tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bakal menjalin kerjasama dengan akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
“Beberapa waktu lalu, saya berjumpa dengan Ibu Rektor untuk membicarakan tentang kerjasama antara Pemkot Manado dengan  Unsrat dalam berbagai ilmu untuk dilakukan penelitian. Selanjutnya, hasil dari penelitian akan diberikan untuk pembangunan yang lebih baik. Baik dari aspek teknik, sosial dan budaya,” ungkap Lumentut di sela-sela pelantikan 543 wisuda yang meliputi program sarjana, profesi, spesialis, magister dan doktor Unsrat yang digelar melalui rapat senat terbuka, di auditorium Unsrat Kamis (21/08).
Lanjut kata Lumentut, sebelum proses kerjasama dilangsungkan, Pemkot Manado bakal meminta paying hokum dari Pemerintah Propinsi Sulut. Dan selanjutnya tinggal diaplikasikan oleh Pemkot Manado maupun kabupaten/kota lainnya. “Kami akan minta payung hukum dari pemerintah propinsi. Selanjutnya akan diteruskan ke kabupaten/kota untuk diimplimentasikan,” tandasnya.
Ditambahkan Lumentut, untuk menjadikan Manado sebagai kota modern, akan dibutuhkan pemikiran maupun ide-ide cemerlang dari kalangan akademisi. Terutama pada proses pengelolaannya. “Ini yang menjadi harapan kami, akademisi Unsrat dapat meresponnya,” ujarnya.
Menariknya, pada kepemimpinan Rektor Unsrat yang baru, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA, Lumentut mengatakan bahwa Pemkot Manado akan memberikan dukungan penuh. Hal itu bakal diapresiasi dengan men-support Unsrat dari sisi pengembangan pendidikan maupun peningkatan sarana dan prasarana, berikut terciptanya keamanan dan kenyamanan di kampus. 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Propinsi Sulut, Asiano Gammy Kawatu SE MSi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan agar Unsrat dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. Bukan sekedar menjadi sarjana semata. “Unsrat merupakan sokoguru dari perguruan tinggi di Sulut. Karena itu, Unsrat harus dapat menghasilkan sarjana yang paripurna yang mampu melakukan terobosan,” tukasnya.
Lebih jauh, Kawatu menegaskan bahwa rencana Pemkot Manado untuk bekerja-sama dengan Unsrat akan ditindaklanjuti. “Akhir bulan ini, atau paling lambat awal September 2014, kerjasama akan dilakukan,” tukasnya.
Atas rencana tersebut, Kumaat menaggapinya secara positif. Menurutnya, sebagai barometer pendidikan, Unsrat membutuhkan jaringan kerjasama. Terutama untuk meningkatkan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai ini. “Unsrat memliku 1.710 dosen dan 25 ribu mahasiswa. Ini merupakan aset untuk kemajuan daerah ini,” tandasnya.(eda)

 

Mahasiswa T2 Pertanyakan Program Regso FEB Unsrat

Manado, KOMENTAR - Kebijakan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang menerapkan program regular sore (regso), khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) pada program studi Manajemen dipertanyakan. Pasalnya, sejumlah mahasiswa yang dinyatakan lulus jalur Tumou Tou (T2), tidak dapat mengikuti program tersebut.
“Kami merasa keberatan, sebab sebagai karyawan kami tidak mendapat kesempatan untuk mengikuti program regular sore. Pimpinan Unsrat tidak memberi persetujuan bagi kami untuk pindah,” ungkap sumber kepada koran ini.
Masih kata sumber, yang lebih mengecewakan, ketika melakukan tatap muka dengan Dekan FEB Unsrat maupun Kepala Biro yang ada, tidak dapat memberikan alasan dan dasar yang jelas atas kebijakan atau pun larangan pindah program. “Ironis di tahun-tahun sebelumnya akses untuk masuk pada program regular sore dibuka bagi siapa saja yang berstatus sebagai karyawan atau pegawai yang berkeinginan untuk studi tetapi terkendala dengan waktu,” tutur sumber kembali.
Lanjut kata sumber, bahwa mereka menuntut transparansi  atas kebijakan yang terkesan mendadak dan tidak adil. “Kebijakan ini sangat menjebak, karena diketahui setelah pengumuman kelulusan T2. Artinya, tanpa melakukan sosialisasi Unsrat telah mengambil kebijakan yang merugikan,” tandasnya.
Ketika hal ini dikonfirmasikan pada Dekan FEB Unsrat, Prof Dr David PE Saerang MCom (Hons) mengatakan bahwa penerimaan program regular sore quotanya hanya 150 mahasiswa, dengan rincian 75 untuk Manajemen dan 75 Akuntansi. “Bagi calon mahasiswa yang telah diterima di program pagi, tidak bias pindah ke sore. Namun, jika ada keinginan untuk pindah sore, penentunya adalah Rektor Unsrat bukan di fakultas,” tukasnya.
Sebelumnya, ungkap Saerang, bagi mahasiswa yang diterima program pagi, diwajibkan untuk menjalani perkuliahan selama setahun, setelah itu dapat mengajukan pindah pada regso.(eda)

Siswa SMA/SMK Diimbau tak Terjebak Suasana Kelulusan

Manado, KOMENTAR - Pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA/SMK secara serentak disampaikan Selasa (20/05) hari ini. Menariknya, untuk mengantisipasi berbagai hal yang tak diinginkan, seperti corat-coret seragam, minuman keras ataupun konvoi yang mengakibatkan kemacetan, sekolah-sekolah menyiasatinya dengan mengundang orang tua secara langsung.

Mudahkan Pengawasan Sejumlah SD Gelar US Bersama

Manado, KOMENTAR - Guna memaksimalkan proses pengawasan dari pihak Dinas Pendidikan Kota Manado maupun stakeholder lainnya, sejumlah sekolah menempuh kebijakan dengan menggelar Ujian Sekolah (US) secara bersama yang dipusatkan di SDN 121 Manado sebagai sekolah penyelenggara.

Pembentukan Panitia Pemilihan Senat Unsrat Tetap Digulir

Manado, KOMENTAR - Enam dekan yang sebelumnya enggan merespon permintaan rektorat untuk mengirimkan dua wakilnya sebagai kandidat anggota senat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), mulai berubah pikiran menyusul turunnya tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Senin (19/05) kemarin.

News Most Viewed

Pesparawi antar ...


Manado, KOMENTAR  - Kepala Kantor Wilayah ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Puskesmas Layani ...


Manado, KOMENTAR  - Pemerintah Kota Manado ...

APBD-P Bakal Pro ...

Manado, KOMENTAR - Ketua Gerakan Siswa ...

Wujudkan kota modern - ...

Manado, KOMENTAR - Walikota Manado, Dr GS ...

Uang Tidak Layak Edar ...


UANG tak layak edar di Sulut meningkat ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)