Manado

Lobi walikota sukses, pemkot terima 30 CPNS - Kuota Terbanyak Tenaga Guru dan Kesehatan

Manado, KOMENTAR - Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Manado tahun ini akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk pelamar umum. Ini berkat upaya serta lobi manis yang dilakukan Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut DEA ke pemerintah pusat. Manado mendapat kuota penerimaan sebanyak 30 pelamar dari 1.104 yang diusulkan. Sedangkan formasinya, terbanyak untuk tenaga guru serta tenaga kesehatan.
“Setelah selama tiga tahun berturut-turut Manado tidak melaksanakan penerimaan CPNS, kali ini pemerintah pusat merestui sekaligus memberikan jatah adanya penerimaan CPNS. Semua ini berkat lobi manis dari pak wali,” terang Kabag Humas dan Protokoler Setda Kota Manado, Franky Mocodompis SSos, Kamis (28/08). Mocodompis menjelaskan, penerimaan CPNS direstui oleh pihak Kementerian PAN-RB setelah mempertimbangkan usulan Walikota Manado yang disampaikan melalui Surat Nomor 800/LT.08/BKD/266/2014, tertanggal 21 Maret 2014.
“Semoga ini dapat menjawab kerinduan sebagian besar masyarakat Manado yang bercita-cita untuk menjadi pada dunia birokrasi di Pemkot Manado,” tutur kabag. Sebelumnya Kepala BKD Ventje Pontoh SH mengatakan, berapa pun kuota atau jatah yang diberikan pemerintah pusat, patut disyukuri bersama.
“Ini sangat membanggakan sekaligus memberikan kesempatan untuk warga yang ingin menjadi pegawai negeri sipil,” tutur Pontoh.
Sementara dari data yang diperoleh, formasi yang disetujui untuk ditambahkan sebagai Aparatur Sipil Negara Kota Manado terdiri dari 10 jabatan. Itu yakni Dokter Pertama, Guru Kelas Pertama, Pranata Komputer Pertama, Analis Pembangunan, Analis Bencana, Penerjemah Pertama, Analis Anggaran, Analis Keuangan, Pengawas Pariwisata dan terakhir Analisis Kebijakan Pertama. Penerimaan CPNS ini telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, Nomor 335 Tahun 2014, Tanggal 11 Agustus 2014.(yha)

 

Walikota Disarankan Perhatikan Proyek Jembatan Sario

 


Manado, KOMENTAR - Pemerhati pemerintahan Taufik Tumbelaka menyarankan Walikota Manado agar ikut memerhatikan perkembangan pembangunan proyek jembatan (bailey) di Sario. Sebab, proyek tersebut anggarannya fantastis namun kontraktor pelaksanaannya terkesan tidak tanggap dengan keadaan. “Dari pembangunan bailey-nya saja sudah bisa dilihat si kontraktor kurang tanggap. Seharusnya landasan untuk kendaraan melintas di jembatan itu, ditata lebih baik. Sekarang kondisinya tidak bagus,” kata Taufik kepada wartawan, Minggu (24/08). Ia mengatakan, landasan yang kurang ditata bagus menyebabkan kendaraan lebih lambat untuk melintas di jembatan sementara itu. “Imbasnya macet hingga ke ruas jalan Samrat,” katanya. Walikota menurut Taufik bisa menyurati kontraktor pelaksana proyek untuk menata kembali struktur di jembatan sementara itu. “Kondisinya saya lihat berbatu, bergelombang dan terlalu menukik. Ini menyebabkan kendaraan jadi lambat untuk melintasi jembatan itu,” katanya. Selain itu, kontraktor pelaksana juga diimbaunya untuk membangun bailey khusus untuk pejalan kaki. “Saya pernah melihat ada ibu dan anaknya terpaksa harus jalan di tengah bailey, karena tak ada jembatan khusus untuk warga. Mobil di belakangnya, harus menunggu ibu dan anak ini hingga ke ujung jembatan. Hal-hal kecil seperti ini seharusnya dipikirkan dan diperhatikan, baik oleh pemerintah maupun kontraktor pelaksananya. Anggaran proyek ini nyaris Rp7 miliar loh. Kok modelnya seperti ini?” heran Taufik. Walikota belum bisa dimintai komentarnya terkait hal ini. Sedangkan dari data, proyek ini sendiri dibandrol anggaran yang cukup besar, yakni kurang lebih Rp6,9 miliar.(yha)

“Amper Ancor Ini Pasar”

MANADO- Begitu dilantik sebagai Dirut PD Pasar Manado, Drs Jimmy Kowaas mengaku langsung action menjalankan tugasnya. Ia mengatakan, seusai prosesi pelantikan Sabtu (23/08), sore hingga malam harinya ia langsung bergerak memantau dari dekat kondisi seluruh pasar tradisional yang ada di kota ini. Hasilnya, ia mengaku pasar yang ada nyaris ‘hancur’. “Ini pasar-pasar di Manado so amper ancor. Termasuk manajemennya,” tegas Kowaas dihubungi wartawan via ponsel, Minggu (24/08). Dirinya berjanji akan menata kembali keberadaan manajemen serta kondisi fisik
pasar-pasar yang ada di kota menyenangkan ini. “Banyak perubahan yang terjadi di pasar setelah saya digeser ke PDAM tahun lalu. Ini yang akan saya benahi. Ini langkah awal saya untuk menata lagi kondisi pasar serta manajemennya,” janji Tole Remboken ini. Kepada wartawan, ia mengatakan akan menjalankan serta menunaikan kepercayaan besar yang diberikan pemerintah kota dalam hal ini Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut DEA. “Saya berusaha akan menjadikan PD Pasar lebih baik ke depan. Kepercayaan besar harus dibalas dengan sebuah karya besar,” tukasnya. Kowaas sendiri diketahui merupakan pejabat yang telah berpengalaman dalam mengelola PD Pasar Manado. Kurang lebih dua tahun ia dipercayakan walikota untuk menempati posisi sebagai dirut. Namun pada 21 Mei 2013 lalu, ia digeser menjadi Dirut PDAM dan jabatannya sebagai Dirut PD Pasar waktu itu diganti Drs Didi Syafii. Kini, dia kembali sebagai Dirut PD Pasar. Sedangkan sahabatnya Syafii, dipercayakan menempati posisi Direktur Operasional PD Pasar Manado. Syafii sendiri belum berhasil dimintai tanggapannya oleh wartawan terkait pergantian posisi jabatan tersebut.(yha)

Puskesmas Layani Pemeriksaan HIV


Manado, KOMENTAR  - Pemerintah Kota Manado terus meningkatkan performa pelayanan di bidang kesehatan. Kali ini terobosan yang dilakukan yakni seluruh puskesmas yang ada di Manado, kini bisa melayani pemeriksaan HIV/Aids. Dokter dan perawat di puskesmas juga menyiapkan obat ARV untuk pasien yang terdeteksi mengidap penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr Robby J Mottoh kepada wartawan menjelaskan, dalam rangka memantapkan program ini, pihaknya telah memberikan pelatihan guna pemantapan pelayanan kepada para dokter dan perawat yang bertugas di puskesmas. “Jadi masyarakat bisa mengecek kondisi tubuh di puskesmas. Apakah terdeteksi (HIV/Aids) atau tidak. Jangan ragu,” tutur Mottoh, Kamis (21/08). Menurutnya, terobosan ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini penyebaran virus tersebut. “Seluruh puskesmas di Manado juga telah dilengkapi dengan fasilitas Voluntary Consoling and Testing atau VCT untuk pemeriksaan HIV/Aids,” tambahnya.
Di satu sisi kadis berharap terobosan yang dilakukan tersebut akan membantu Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Manado dalam rangka mencegah serta menanggulangi bahaya penyebaran HIV/Aids di kota ini. “Tentunya pemerintah akan terus bersinergi serta berupaya untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya penyebaran penyakit ini,” pungkasnya.(yha)

PBL Mapalus Perkamil Prioritaskan Lampu Jalan

Pemerintah Kelurahan Perkamil terus mengintensifkan pembangunan di wilayah tersebut, salah satunya melalui program bantuan pemerintah Kota Manado yakni pembangunan berbasis lingkungan atau PBL. “Saat ini PBL telah memasuki tahap pemasukan proposal pekerjaan,” kata Lurah Perkamil Richard Mantik SIP kepada wartawan di kantornya, Kamis (21/08) kemarin.
Mantik mengatakan, untuk kelurahan Perkamil PBL tahun ini akan memprioritas pembuatan lampu jalan di seluruh wilayah yang ada disini. “Pembangunan jalan setapak dan saluran air masih tetap akan dilaksanakan namun volume pekerjaannya tidak terlalu besar, sebagian besar akan digunakan untuk lampu jalan,” kata Mantik.
Menurut Mantik, pihaknya memandang lampu jalan sangat dibutuhkan saat ini, untuk lebih mmengoptimalkan dan meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Jika wilayah terang maka akan menimbulkan kesan aman bagi masyarakat dan bisa meminimalkan tindak kejahatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan program PBL nanti, sangat diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat. “Dana PBL merupakan dana stimulan untuk meransang masyarakat kiranya dapat memberikan bantuan dana swadaya,” tukasnya.(kot)

News Most Viewed

Hadirkan Vaness Wu ...

Manado, KOMENTAR - Gereja Mawar Sharon siap ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Lobi walikota sukses, ...

Manado, KOMENTAR - Seperti diberitakan ...

Perjalanan Dinas luar ...

 


Manado, KOMENTAR - Kamis (28/08) ...

Disperindag Sulut Genjot ...

 


Dinas Perindustrian dan Perdagangan ...

Bakal dihadiri Menkes ...

Manado, KOMENTAR - Akhir Maret 2014 ini, ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)