Manado

Aspirasikan Pilkada Langsung, GSVL Tuai Apresiasi

Manado, KOMENTAR - Sikap tegas Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut DEA dalam kapasitasnya selaku Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang mengaspirasikan pilkada langsung, menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Mereka menilai GSVL adalah pemimpin yang patut diteladani karena telah ikut memperjuangkan kerinduan sebagian besar masyarakat.

“Torang pe pak walikota sangat berani dan patut diteladani. Dia telah ikut memperjuangkan aspirasi serta kerinduan banyak masyarakat yang mengharapkan pilkada tetap dilakukan lewat pemilihan secara langsung dan bukan melalui DPR. Salut for GSVL,” kata Steve Maningkas dan Usman Bakari serta sejumlah warga lainnya. Sementara, pengamat politik dan pakar hukum Toar Palilingan SH menilai, pernyataan sikap yang dikumandangkan para kepala daerah di Jakarta baru-baru ini, merupakan hal yang wajar dan tidak melanggar aturan serta kepatutan sebagai pimpinan di daerah. “Asosiasi kepala daerah bikin statemen soal pilkada saya nilai sah-sah saja. Sebab dalam proses pembahasan Rancangan Undang-Undang (UU) Pilkada, stakeholder juga perlu didengar suaranya,” kata Palilingan. Sementara terkait jabatan GSVL selaku Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, dosen Fakultas Hukum Unsrat ini menilai bahwa GSVL tidak menunjukan kontra komitmen. Sebab, Partai Demokrat sendiri saat ini merupakan partai penyeimbang dan tidak tergabung dalam koalisi merah putih permanen. “Sebagai partai sudah memposisikan diri sebagai penyeimbang. Artinya (Demokrat) tidak dalam posisi koalisi permanen.

Sesuai akta yang dideklarasi, PD tidak hadir apalagi menandatangani KMP, hanya KMP pilpres saja,” jelasnya. “Soal nantinya Demokrat memilih pada posisi yang sama dengan koalisi permanen dalam RUU Pilkada, itu masalah pilihan politik dan Vicky Lumentut sebagai ketua partai harus tunduk,” tambah Palilingan. GSVL sendiri belum berhasil dikonfirmasi terkait hal ini. Namun menurut Palilingan, GSVL sudah cukup bijaksana dalam memposisikan dirinya sebagai Ketua PD Sulut maupun Ketua Apeksi. Jadi tidak perlu dipertentangkan,” tukas Palilingan.(yha)

 

Lokon Meletus Harga Ikan Laut Naik

HASIL tangkapan ikan para nelayan yang biasa melaut di perairan Manado, selang dua hari terakhir diinformasikan mengalami penurunan. Semburan abu vulkanik Gunung Lokon yang meletus Sabtu (13/09) lalu, disebut-sebut menjadi penyebabnya.
“Jika ada gunung meletus dan abu vulkaniknya mengarah ke lautan, ikan sangat sulit ditemui. Seperti sekarang ini,” kata Berty, salah satu nelayan yang kerap melaut di perairan Manado, Minggu (14/09) kemarin. Ia mengatakan, menurunnya hasil tangkapan pastinya berimbas pada harga jual. Baik dari nelayan ke pelelangan, maupun dari pelelangan ke pedagang tradisional.
“Konsekuensi alamnya begitu,” tambahnya. Sementara pantauan di Pasar Pinasungkulan Karombasan, harga jual ikan laut memang mengalami kenaikan. Ikan Tude yang biasanya dijual dengan harga Rp20 ribu per 10 ekor, kini dijual hingga Rp40 ribu. Begitu juga dengan ikan cakalang dan jenis ikan lainnya. “Harga ikan memang naik namun minat warga untuk membeli masih stabil,” tukas Buang, pedagang ikan di Karombasan.(yha)

Setwan Genjot Pembenahan Kantor DPRD

Manado, KOMENTAR - Pihak Sekretariat DPRD Manado terus menggenjot proses pembenahan kantor agar menjadi lebih representatif setelah dilanda banjir awal tahun lalu. Dan pembenahan yang dilakukan ini menuai pujian dari kalangan legislator periode 2014-2019. Bambang Hermawan, politisi PAN mengatakan saat ini kantor dewan mulai terlihat rapi, di mana ruangan sudah mulai ditata dan dibersihkan dari sisa-sisa kotoran.
“Meski fasilitasnya masih minim, di mana meubeleur masih seadanya, tetapi masih mendingan dibanding yang kemarin. Yang pasti kami puji kali ini gebrakan sekretariat yang baru,” kata Bambang. Senada disampaikan Sonny Lela. Politisi Golkar ini menilai, walaupun belum maksimal, tetapi setidaknya ada perubahan yang coba dilakukan Sekretariat DPRD Manado yang dipimpin Sekretaris DPRD Manado yang baru. “Perlahan-lahan diperbaiki. Tapi jangan terlalu lama juga,” pesan Lela. Sementara, Kepala Bagian Umum Michael Karundeng di bawah perintah langsung Sekwan Drs JL Sondakh hingga malam hari terus melakukan sejumlah pembenahan, hingga ke lahan parkir area kantor.(yha)

Tiap hari, dua sampai tiga berkas masuk ke BKD - Minat PNS Pindah Pemkot Sangat Tinggi

 


Manado, KOMENTAR - Sejauh ini minat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari kabupaten/kota lain untuk pindah dan meniti karir birokrasinya di Pemkot Manado, ternyata sangat tinggi. Ini dibuktikan dengan maraknya berkas permohonan pindah tugas yang masuk ke Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kota Manado.
“Banyak sekali PNS dari luar Manado yang ingin masuk ke Pemkot Manado. Saya juga tak tahu kenapa begini, namun yang jelas setiap hari ada dua sampai tiga berkas permohonan pindah yang kami terima,” ujar Kepala BKD Kota Manado, Ventje Pontoh SH kepada wartawan, Minggu (07/09) via ponsel. Menurut Ventje, alasan yang disampaikan para pemohon beragam. Mulai dari untuk menjaga orang tua, menjaga anak atau pun dengan alasan status domisili atau rumah tinggal yang berada di Manado. “Selain kabupaten/kota di Sulut, ada juga PNS pemohon dari propinsi lain, seperti Irian dan Gorontalo,” ungkapnya. 
Ia mengatakan, proses pindah pegawai ada aturan serta mekanisme yang berlaku. Apalagi baru-baru ini telah dilakukan rapat koordinasi antar sekretaris kota/kabupaten untuk membahas hal ini. “Jadi pemerintah tidak serta merta langsung merekom permohonan pindah pegawai. Harus dilihat alasannya serta harus melewati beberapa kriteria, seperti lamanya bekerja dan sebagainya,” jelas Ventje. Pemkot Manado sendiri diakuinya memang masih membutuhkan pegawai negeri. Dengan jumlah pegawai saat ini yakni sebanyak 7.874 orang, pemkot merasa masih kekurangan. “Setidaknya kita masih butuh 1.114 PNS untuk mengisi formasi di seluruh SKPD, termasuk guru dan tenaga kesehatan. Pegawai di kantor kelurahan juga saat ini masih sangat minim,” tukasnya seraya mengatakan tahun ini pemerintah kota mendapat jatah penerimaan CPNS sebanyak 30 formasi. Jatah ini setidaknya akan membantu menambah aparat yang ada di Pemkot Manado.(yha)

Anggaran Pilwako 2015, KPU Usulkan Rp33 Miliar

Manado, KOMENTAR - Komisi Pemilihan Umum Kota Manado kabarnya telah mengusulkan anggaran untuk persiapan Pemilihan Walikota Manado (Pilwako) 2015. Anggaran yang diusul yakni kurang lebih sebesar Rp33 miliar.
Ketua KPU Kota Manado Eugenius Paransi SH menjelaskan, anggaran sebesar itu untuk mencakup seluruh kebutuhan pelaksanaan Pilwako di Kota Manado, termasuk untuk honorarium dan dana operasional petugas mulai dari tingkat PPS, PPK dan KPPS. “Anggaran itu estimasinya untuk memenuhi keseluruhan sektor dalam pelaksanaan pilwako,” kata Paransi. Ia mengatakan, draft anggarannya akan segera dimasukan ke pemerintah kota, untuk selanjutnya menjadi usulan, dibahas dan ditetapkan bersama pihak DPRD Kota Manado.
Secara terpisah, salah satu komisioner KPU Kota Manado, Rommy Poli SH MH menambahkan, tahapan pelaksanaan Pilwako Manado sudah akan dimulai pada bulan Desember 2014. “Kemungkinan pelaksanaannya serentak bersama pilgub serta pilkada enam kabupaten/kota lain di Sulut. Secara nasional kalau tidak salah ada 213 pilkada yang akan dilakukan serentak, termasuk Pilwako Manado,” paparnya.
Ia mengakui anggaran yang disusun pihaknya tak kurang dari Rp33 miliar. Dana ini telah include apabila Pilwako Manado berlangsung dua putaran. Namun di satu sisi Rommy mengatakan, KPU sejauh ini masih tetap menunggu undang-undang yang sedang dibahas, apakah kepala daerah tetap dipilih langsung atau dipilih DPR. “Kita masih tunggu keputusannya dan KPU tetap menjalankan tahapan sesuai undang-undang,” tukas jebolan Fakultas Hukum Unsrat ini.(yha)

News Most Viewed

353 CJH Sulut Dilepas, ...

Manado, KOMENTAR - Gubernur Sulut SH ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Aspirasikan Pilkada ...

Manado, KOMENTAR - Sikap tegas Walikota ...

Gubernur Dukung ...

 


Manado, KOMENTAR - Gubernur Sulut Dr ...

Program Induksi Siapkan ...

Manado, KOMENTAR - Sejumlah tenaga pendidik ...

Dewan KEK sudah ada ...

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sudah ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)