Kasus BSM Diknas Manado - Tutupi TGR, Pemkot Manado Pinjam Rp 1,8 Miliar

Manado, KOMENTAR - Adanya pinjaman dana Diknas sebesar Rp 1,8 miliar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus korupsi dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) Diknas Manado, di Pengadilan Tipikor Manado, Selasa (23/04) pekan ini.
Kali ini, keterangan tersebut dilontarkan oleh mantan Plt Kabag Keuangan Pemkot Manado, Joyce Rumengan. Menurutnya, pinjaman tersebut terjadi tahun 2008 untuk menutupi Tuntutan Ganti Rugi (TGR) Walikota Manado saat itu, Jimmy Rimba Rogi ke kas daerah. “Pinjaman terpaksa dilakukan untuk menutupi TGR, karena ada temuan dari BPK pada tahun 2006. Sayangnya, hingga saat ini dana itu belum juga dikembalikan Pemkot,” papar Rumengan.

Saksi juga mengungkap, pencairan dana BSM yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD sebesar Rp 4,5 miliar  setiap  triwulannya dicairkan Rp 1,125 juta dan seluruhnya sudah dicairkan, hanya saja pada triwulan keempat tidak disalurkan.
“Saya tidak mengetahui  kenapa dana BSM triwulan keempat tidak disalurkan. Saya kira yang tahu persis alasannya adalah SKPD terkait yakni Diknas,” sebut saksi.
Mendengar hal itu, hakim ketua Armindo Pardede SH MAP, kemudian mempertanyakan keterangan saksi yang berbeda dengan saksi-saksi sebelumnya yang justru mengatakan dana sudah bocor sejak triwulan pertama, karena digeser untuk pinjaman Pemkot. “Kan, dananya sudah digeserkan sejak triwulan pertama, jadi saat triwulan empat dananya sudah habis,” tegas Pardede.
Mendengar hal itu, saksi hanya terdiam dan tidak bisa berkomentar lebih. Dalam sidang tersebut, JPU Alexander Sulung SH juga memanggil Kepala Diknas Manado, Dante Tombeg hanya saja yang bersangkutan berhalangan hadir karena sakit.
Kasus ini sendiri menyeret mantan Bendahara Diknas Manado, perempuan HM alias Hilda. Bahkan, berulang kali majelis hakim menyatakan terdakwa bisa saja dibebaskan, lantaran dirinya dinilai tidak bersalah. “Terdakwa bisa saja bebas karena dia tidak menggunakan dana BSM, seharusnya yang diadili adalah atasannya, termasuk para pemimjam dana Diknas,” tandas Pardede.(uly)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Opex

News Most Viewed

Konsultasi tahunan ...

 


Manado, KOMENTAR - Kegiatan Konsultasi ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Tiap hari, dua sampai ...

 


Manado, KOMENTAR - Sejauh ini minat ...

Gubernur Dukung ...

 


Manado, KOMENTAR - Gubernur Sulut Dr ...

Utusan Sulut Raih Empat ...

Manado, KOMENTAR - Empat siswa terbaik yang ...

Trafik Data Telkomsel ...


Trafik Telkomsel pada Hari Raya Idul ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)