Irjen Sompie: FPI Dilarang Beraksi di Bali

 


Guna menggagalkan pelaksanaan final Miss World 2013, Front Pembela Islam (FPI) dikabarkan akan menggelar aksi demo di Bali terkait penolakannya terhadap ajang putri-putrian internasional tersebut. Namun Polri menegaskan pihaknya tidak akan memberi izin untuk aksi tersebut.
“Polisi menolak, kan FPI bukan orang sana. Mereka akan mengganggu kegiatan internasional, pasti ada penolakan dari masyarakat setempat,” Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny Franky Sompie kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/09).
“Daripada kontrapoduktif, lebih baik pencegahan,” imbuhnya.

Sompie menyebutkan penolakan masyarakat Bali terhadap FPI memberi kontribusi bagus dalam upaya pencegahan terhadap pihak-pihak yang ingin mengganggu jalannya acara-acara internasional.
“Kita lihat masyarakat memberikan kontribusi mengamankan daerahnya untuk mengangkat pariwisata supaya tamu asing mau datang,” kata Ronny.
Sompie meminta pihak FPI menjalankan hasil dialog yang selama ini telah dilakukan bersama. Menurutnya, pemilihan lokasi utama event ini di Bali adalah hasil dialog yang harus dihargai.
“Prokontra sudah ada solusinya, yaitu digelar di Bali. Polri mnejamin event ini akan berjalan lancar,” tutupnya. Sementara Big Bos MNC, Hary Tanoe menyatakan bahwa pihaknya merugi atas penyelenggaraan Miss World di Bali. “Tanpa dipindah juga kami sudah rugi, apalagi dipindah karena persiapan tiga tahun harus dikompres dengan persiapan tiga hingga empat hari,” kata Hary Tanoesoedibjo dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.
Ia menyatakan kerugian materi bukanlah suatu hal utama, dan enggan menyebutkan berapa nilai yang harus ditanggungnya akibat pemindahan tersebut. Pemindahan rangkaian kegiatan Miss World 2013 tidak hanya mencakup soal kegiatan para peserta, tetapi juga akomodasi para pendukung acara termasuk kerabat dan utusan negara.
Ia mengaku akan membicarakan hal tersebut ke para pihak pendukung acara tersebut.
“Pokoknya fokus sekarang adalah menyelamatkan acara ini supaya nama Indonesia tetap baik. Boleh ada masalah di dalam negeri, tapi di luar negeri harus tetap jaga kewibawaan sebagai bangsa,” tuturnya.
Kontes kecantikan sedunia itu diikuti oleh 129 peserta, dan disiarkan ke 186 negara di seluruh dunia, dan semula malam puncaknya akan diselenggarakan di Sentul, Jawa Barat. Hary mengklaim inilah acara terbesar yang diliput oleh seluruh dunia sehingga diharapkan bisa mengangkat citra bangsa dan mempromosikan pariwisata Indonesia.(spc/sn/sbr)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Opex

News Most Viewed

Hadirkan Vaness Wu ...

Manado, KOMENTAR - Gereja Mawar Sharon siap ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Lobi walikota sukses, ...

Manado, KOMENTAR - Seperti diberitakan ...

Perjalanan Dinas luar ...

 


Manado, KOMENTAR - Kamis (28/08) ...

Disperindag Sulut Genjot ...

 


Dinas Perindustrian dan Perdagangan ...

Bakal dihadiri Menkes ...

Manado, KOMENTAR - Akhir Maret 2014 ini, ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)