Buntut Beroperasinya SPBU di Area Bandara, Operasi Bandara Melonguane Ditutup


Melonguane, KOMENTAR - Buntut dari pengeporasian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) milik PT Saroja di lokasi Bandara Melonguane, pada Selasa (04/09) lalu yang dibuka oleh Bupati Kabupaten Talaud, Drs Constantine Ganggali ME, akhirnya mulai Kamis (06/09) pelayanan Bandara Melonguane telah ditutup.
Pasalnya, kehadiran SPBU yang sangat berdekatan dengan landasan pacu bandara tersebut, dinilai oleh pihak bandara tidak layak,  karena dianggap sangat berbahaya untuk keselamatan penerbangan.
Dan hal itu pula disusul adanya surat larangan secara resmi dari Dirjen Perhubungan Udara yang dilayangkan kepada pemilik SPBU, pihak DPRD maupun pemerintah daerah, bahwa inti dari larangan tersebut menegaskan dilarang adanya aktivitas pengisian BBM di area bandara karena sangat membahayakan keselamatan penerbangan.
Seperti yang disampaikan  oleh Wakil Komisi II DPRD Talaud, Olden Waloni kepada wartawan belum lama ini, bahwa dalam surat larangan Dirjen Perhubungan Udara itu menawarkan dua opsi kepada pemerintah daerah yakni, jika SPBU itu ditutup maka Bandara Melonguane terus beroperasi dan jika SPBU tidak ditutup, maka bandara yang akan ditutup.
Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Drs Constantine Ganggali ME melalui Kabag Humas Pemda Talaud, Prets Pareda SKom MSi mengatakan, bahwa memang pihaknya sudah mengetahui akan konsekuensi jika SPBU di area landing pesawat itu dioperasikan.
“Ya memang akibat dari dioperasikannya SPBU yang berdekatan dengan Bandara Melonguane itu, sehingga pihak bandara mulai hari ini (Kamis kemarin, red) telah menutup pelayanan penerbangan dari bandara tersebut,” ungkap Pareda kepada wartawan, Kamis (06/09).
Ia juga mengakui, pihak pemda sebelumnya telah menerima surat dari Dirjen Perhubungan Udara tentang larangan pendirian atau pengoperasian SPBU di sekitar area bandara karena sangat membahayakan keselamatan penumpang maupun warga yang ada di sekitar bandara.
“Tapi pemda juga dalam persoalan ini sangat dilematis, karena di sisi lain kehadiran SPBU di Talaud juga merupakan kepentingan masyarakat banyak untuk memenuhi kebutuhan BBM. Namun di lain pihak, fasilitas publik  seperti bandara terpaksa pada akhirnya dikorbankan,” ujar Pareda. Ditambahkan Pareda diyakininya persoalan itu akan secepatnya mendapat solusinya.
Sementara itu salah satu Legislator Talaud, Charles Edah berharap agar pemda Talaud secepatnya mengkomunikasikan hal tersebut dengan Dirjen Perhubungan Udara, sehingga masalah penutupan Bandara Melonguane tidak berlarut dan dapat menghambat aktivitas masyarakat dan perekonomian di daerah ini.
“Artinya, bagaimana caranya mengomunikasi dengan pihak pusat soal penutupan bandara ini tanpa mengabaikan kepentingan lainnya yakni, soal kebutuhan serta pendustribusian BBM di Kabupaten Kepulauan Talaud,” ungkap Edah.
Kepala Bandara Melonguane, Auriyadin belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangannya. Namun secara terpisah mantan kepala Bandara Melongunae yang saat ini menjadi Kepala bandara Naha, Petrus Londok mengatakan, penutupan bandara itu mengacu dari aturan yang ada.
Di mana menurutnya,  se-suai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Keselamatan Penerbangan termasuk di area bandara yakni, tidak boleh adanya aktivitas yang menganggu serta pemicu keselamatan penerbangan. Salah satunya adalah tidak diperbolehkan adanya SPBU di sekitar landasan pacu pesawat.
“Kami kira penutupan Bandara Melonguane karena adanya faktor yang mengganggu, di mana pada akhirnya akan berakibat fatal dan membahayakan keselamatan penerbangan pesawat,” pungkas Londok kemarin.(ric)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Opex

News Most Viewed

BPMS Apresiasi Jemaat  ...

Manado, KOMENTAR - Badan Pekerja Majelis ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Supit: Saya tak Tahu ...

Manado, KOMENTAR - Donald Supit SH, Kadis ...

Penerimaan CPNS di Sulut ...

Manado, KOMENTAR - Kepala Badan Kepegawaian ...

Peredaran Ijazah Palsu ...

Manado, KOMENTAR - Peredaran ijazah palsu ...

Sulut Kembali ‘Dikuasai’ ...

Penyaluran kredit yang dilakukan perbankan ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)