Dari kegiatan KPI Nasional di Minut - Stephen Tong: Stop Ekspor Pelacur, Eksporlah Hamba Tuhan

 


Airmadidi, KOMENTAR - Imbauan menarik dilontarkan Pdt Dr Stephen Tong saat berkhotbah dalam Kebaktian Pembaharuan Iman (KPI) Nasional di Lapangan Poleko Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tadi malam. Ia mengharapkan agar anak-anak muda di daerah ini tidak  dikirim ke daerah lain untuk menjadi pelacur, melainkan dikirim menjadi hamba Tuhan.
“Saya minta agar anak muda di daerah ini jangan dikirim menjadi pelacur di daerah lain, saatnya mengirim anak muda menjadi hamba Tuhan. Stop ekspor pelacur, eksporlah hamba Tuhan untuk mewartakan Injil Tuhan,” ujarnya.
Stephen Tong mendengar informasi kalau banyak anak muda di daerah ini kerap dikirim ke luar Sulut untuk menjadi PSK. Karena itulah ia menyerukan imbauan ini dalam KPI tersebut. Lalu

Stephen Tong mengundang anak-anak muda di Minut yang ingin menjadi hamba Tuhan full time untuk maju ke panggung untuk didoakan dan diutusnya. Tak pelak, ratusan anak muda yang menghadiri KPI ini langsung merespons ajakannya.
“Saya dipanggil mewartakan Injil Tuhan saat saya berusia 17 tahun dan sampai saat ini di umur 73 tahun saya masih menjadi hamba Tuhan yang terus mewartakan Firman Tuhan. Saya sudah banyak berkhotbah di 600 daerah dan di hadapan jutaan manusia. Tapi saat ini masih banyak umat manusia yang belum mengenal Tuhan dan Injil. Karena itu saya mengajak kalian (anak muda, red) untuk bekerja full time mewartakan Firman Tuhan. Hindari perbuatan dosa dan rajinlah baca Injil. Jika saya tidak bisa melihat kalian menjadi hamba Tuhan saat saya hidup di dunia, saya yakin dari surga saya akan melihat kalian menjadi hamba Tuhan,” paparnya.
Dalam khotbahnya, Stephen Tong mengupas tuntas tentang tema dosa dan anugerah pengampunan dari Tuhan. Ia menegaskan bahwa upah dosa adalah maut, tapi Allah yang setia dan adil akan menganugerahkan pengampunan kepada umatnya yang bertobat. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta KPI untuk kembali kepada Tuhan dan tidak lagi menghambakan diri pada perbuatan dosa.
“Jangan lagi berzinah, berjudi, mabuk-mabukan, mengonsumsi narkoba, dan kembalilah pada Yesus. Hanya di dalam Yesus Kristus anugerah pengampunan dan keselamatan kita peroleh. Karena Allah mau turun ke dunia menjadi manusia dalam diri Yesus, disalibkan dan bahkan wafat di kayu salib lalu bangkit di hari ketiga dan akan kembali untuk kedua kalinya. Inilah rangkaian keselamatan manusia yang hanya diperoleh dalam Yesus,” tegasnya.
Menariknya, beberapa kali Stephen Tong menyinggung soal Walikota Manado yang terlibat korupsi. Bahkan ia mengaku sebelum terlibat korupsi Walikota Manado pernah m elarangnya untuk berkotbah di Stadion Klabat Manado. “Saya pernah meminta izin berkhotbah di Stadion Klabat, tapi tidak diijinkan Walikota Manado. Padahal Walikota Manadonya orang Kristen. Tapi kemudian walikota itu terlibat korupsi dan ditahan KPK. Hebatnya, saat diganti oleh walikota (beragama) Islam, saya justru diizinkan berkotbah di Stadion Klabat,” paparnya.
Sebelum Stephen Tong tampil berkhotbah di hadapan 6000-an umat yang hadir, Ev Michael Liu memberikan kesaksiannya. Ia mengaku awalnya dia mengenal Tuhan tapi kemudian menjadi pemberontak Tuhan. Tapi kemudian setelah mengenal Stephen Tong lewat internet ia akhirnya bertobat, kemudian menjadi hamba Tuhan mengikuti Stephen Tong. Atas kesaksian ini Stephen Tong pun mengajak kaum muda di daerah ini untuk mengikuti jejak Michael Liu.
Sementara itu, Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA dalam sambutannya menyambut baik KPI dan mengapresiasi kehadiran Stephen Tong. “Saya berharap agar buka hanya Minut diberkati melalui KPI ini, tetapi ke depan banyak anak muda yang mengikuti jejak Pdt Stephen Tong dan Evangelis Michael Liu menjadi hamba Tuhan,” ajaknya.
Menariknya lagi, di pengujung khotbahnya, Stephen Tong menegaskan kalau dirinya tidak seperti Ps Benny Hinn yang beberapa hari lalu berkhotbah di Manado. “Saya tidak seperti Benny Hinn. Berkhotbah tapi umat diminta membayar jutaan rupiah. Saya akan Firman Tuhan tanpa harus memungut biaya di umat,” sindirnya.
Di sisi lain, warga Minut yang mengikuti KPI Nasional yang menghadirkan Stephen Tong seakan mendapat siraman rohani. “Puji Tuhan, ada sukacita, berkat dan damai sejahtera yang kami rasakan. Kami berharap akan banyak kegiatan KPI bahkan KKR di Kabupaten Minut,” ujar seorang warga.(imo)

Comments   

 
0 #5 awas abun 2013-10-28 23:23
Yahhh...seharus nyalah berani dan tegas didalam memberitakan firman Tuhan. Jangan mengikut Stephen atau Benny tetapi mutlak mengikut teladan Yesus....aduhhh makkk...berat dong , jangankan disalib...sisur uh memanggul salib saja...ampun gak kuat...gak...ma u dech. Yahhh...makanya Benny Hinn itu laku dan banyak pengikutnya karena...menjan jikan hal yg instant, yaitu muzizat dan kemakmuran duniawi.
Quote
 
 
0 #4 Samuel 2013-08-16 16:51
Semoga Minahasa Utara boleh menjadi daerah Kristen yang memuliakan Tuhan dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia
Quote
 
 
0 #3 Ayub Schumyrez 2013-07-10 16:48
berani, tegas, non-kompromis, dan tajam.
Quote
 
 
0 #2 Ayub Schumyrez 2013-07-10 16:43
Kiranya semakin banyak pendeta yg menjadi hamba Tuhan berani menyuarakan kebenaran dan kiranya semakin banyak pendeta yg mjd hamba manusia bertobat

kiranya kebenaran yg telah disuarakan melalui KPIN Sulut 2013 oleh hamba-Nya ini menyadarkan umat-Nya
Quote
 
 
0 #1 robin quanteas 2013-07-05 15:27
saya sangat terharu dgn merasa org hina,, jika diperhadapkan dgn firman yg keras seperti ini,,saya sadar ini add wajah murka Allah yg melihat kita jika kita tidak merespon anugerah Nya.
hari" ini ,kita sering ditawarkan Tuhan yg sllu mengasihi, sehingga kita menjadi umat gampangan,, sementara itu, sisi kemurkaan Tuhan tidak diberitakan dgn serius.
terima kasih bpk, Stephen Tong..
semoga marifat Tuhan menuntun bapak. Tuhan berkati.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Written by Opex

News Most Viewed

Menag: Lesbian-Gay Tidak ...

Jakarta-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Belum dikerjakan, ...

Manado, KOMENTAR - Pemerintah Kota Manado ...

SHS Ragukan Kemampuan ...

Manado, KOMENTAR - Rolling pejabat eselon II ...

Sulut Catat Peserta ...

Tondano, KOMENTAR - Sulawesi Utara (Sulut) ...

Panin Bank Agen Penjual ...

 

PANIN Bank ditunjuk pemerintah sebagai ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)