Pengadilan Segera Sita Harta Tatong

Kotamobagu, KOMENTAR - Perkara perebutan harta gono-gini yang menyeret Wakil Walikota Ir Hj Tatong Bara sebagai tergugat, segera memasuki babak baru. Setelah upaya perdamaian yang ditawarkan majelis hakim Pengadilan Agama (PA) Kotamobagu, antara penggugat (Abdullah Hariyanto Masloman dan Zainab Susanti Masloman) versus tergugat (Tatong Bara) menemui jalan buntu, proses sidang selanjutnya segera masuk ke pokok perkara.

Menyusul segera dimasukinya babak baru (sidang pokok perkara) itu, terinformasi bahwa penggugat telah mengajukan peletakan sita jaminan terhadap seluruh harta milik Tatong Bara.

Tidak tanggung-tanggung, harta yang diminta disita oleh PA Kotamobagu itu rupanya tak hanya mencakup yang tidak bergerak saja. “Kami juga minta, agar pengadilan dapat menyita harta bergeraknya,” sebut Abdullah Masloman menjawab wartawan, Kamis (02/05) kemarin.

“Kami berhak mengajukan sita jaminan atas hartaharta tergugat, sebab kami yakin hartaharta itu bukan miliknya. Melainkan milik almarhum (Samsuri Masloman, red) saudara kami yang adalah mantan suami tergugat. Dan, harta-harta itulah yang memang masuk wilayah sengketa,” jelas Abdullah.

Ia menambahkan, pihaknya telah mendapat pemberitahuan dari pihak PA Kotamobagu bahwa proses persidangan selanjutnya, bakal digelar pada 13 Mei nanti.

“Informasi yang ada menyebutkan bahwa sidang tanggal 13 Mei 2013 itu, sudah akan masuk pada pokok perkara,” ujarnya.

“Mudahmudahan pada saat itu pula, majelis hakim sudah dapat mengumumkan peletakan sita jaminan terhadap seluruh harta bergerak dan tidak bergerak di tangan tergugat. Permintaan sita ini kami maksudkan, supaya hartaharta tersebut jangan sampai dipindahtangankan oleh tergugat, karena sedang jadi pokok sengketa,” imbuh Abdullah.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya sudah membuka ruang yang sangat besar bagi Tatong Bara untuk menyelesaikan perkara tersebut dengan cara kekeluargaan. Namun, tidak ada komunikasi baik dari calon walikota yang diusung dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut. “Sampai saat ini belum ada komunikasi dari dia (Tatong, red). Makanya, kami fokus pada sidang saja. Supaya ada kejelasan tentang mana hak kami keluarga,” tambah Abdullah.

Secara terpisah, Kasman Damopolii SH selaku kuasa hukum Tatong Bara saat bertemu dengan wartawan di Polres Bolmong barubaru ini, menyatakan kesiapannya menghadapi sidang lanjutan perkara tersebut. Ketika iu, ia sempat melontarkan tudingan bahwa ada pihak tertentu yang membonceng perkara tersebut. “Saya tahu, kasus ini ada orang di belakangnya. Kami siap menghadapinya,” singkat Kasman tanpa merinci siapa “pembonceng” yang dimaksudkannya.(cop)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Steven Tirukan

News Most Viewed

Menag: Lesbian-Gay Tidak ...

Jakarta-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Belum dikerjakan, ...

Manado, KOMENTAR - Pemerintah Kota Manado ...

SHS Ragukan Kemampuan ...

Manado, KOMENTAR - Rolling pejabat eselon II ...

Sulut Catat Peserta ...

Tondano, KOMENTAR - Sulawesi Utara (Sulut) ...

Panin Bank Agen Penjual ...

 

PANIN Bank ditunjuk pemerintah sebagai ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)