Aparat Desa Bombardir DPRD

Lolak, KOMENTAR - Suasana rapat paripurna terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), Senin (15/10) kemarin, nyaris ricuh. Puluhan Sangadi yang mengikuti jalannya rapat paripurna tiba-tiba menginterupsi pelaksanaan paripurna usai enam fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyampaikan pandangan. 

 Kami minta ini harus diperjelas, kenapa tidak bisa dianggarkan, sedangkan kami sudah bekerja,” kata Jairudin Mokoagow Sangadi Toraut Utara. Senada dikatakan Sangadi Tanoyan Utara, Masud Lauma, dengan tegas dia meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Bolmong memberikan solusi terkait dana TPAPD 1 triwulan yang tak kunjung mereka terima hingga saat ini. “Kami sudah bekerja dan sampai sekarang tidak ada kejelasan. Kami minta pemda dan DPRD yang terhormat memikirkan solusi yang terbaik untuk aparat desa,” ujarnya. 

 

Suasana ruangan paripurna pun mendadak hening karena semua undangan menyimak aspirasi puluhan aparat itu. Sementara itu, Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan Yusra Alhabsyi, meminta agar pemda dan pimpinan DPRD membuat komitmen bersama untuk penyelesaian TPAPD. “Kalau memang kita tidak bisa anggarkan, ditempat ini pula pimpinan daerah dan DPRD membuat komitmen bersama. 

Agar masyarakat merasa pemda ikut bertanggungjawab. Kami mohon pimpinan, bupati dan wakil carikan solusinya,” tegas Yusra. 

Menanggapi hal itu, Bupati Bolmong Hi Salihi B Mokodongan menegaskan, dirinya belum bisa memberikan jawaban secara langsung terkait hal itu. 

“Untuk pandangan fraksi dan masukan-masukan tadi, kami belum bisa jawab. Nanti akan dijawab secara tertulis,” kata Salihi singkat. 

Hingga berita ini diturunkan, baik Bupati Hi Salihi B Mokodongan, Wakil Bupati Yanny R Tuuk ST, pimpinan DPRD dan sejumlah sangadi, melaksanakan rapat tertutup di ruangan ketua DPRD Bolmong untuk membicarakan penyelesaian pembayaran TPAPD 1 triwulan.

 Informasi lain diperoleh, sebelum para sangadi menuju gedung DPRD Bolmong, mereka melakukan aksi pemblokiran jalan di desa Toruakat Kecamatan Dumoga Timur selama kurang lebih lima jam.(lix)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Steven Tirukan

News Most Viewed

Hari Ini, Umat Katolik ...

Manado, KOMENTAR - Jumat (18/04) seluruh ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Kalah Perang, 17 ...

Manado, KOMENTAR - Hampir seluruh kecamatan ...

5.000 Orang Sangihe ...

Manado, KOMENTAR - Kepala Badan Pengelola ...

304 Siswa se-Sulut ...

Manado, KOMENTAR - Berdasarkan data ...

AS Beli 3.000 Ton CCO ...

Pada pekan kedua April 2014 lalu, Sulut ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)