Yuzril Dukung Keputusan KPU

Kotamobagu, KOMENTAR- Pakar hukum tata negara, Prof Dr Yusril Ihza Mahendra SH MSc berpendapat, keputusan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kotamobagu meloloskan nama Drs Hi Djelantik Mokodompit ME ke dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu Legislatif 2014, tidak masalah sejauh telah memenuhi persyaratan sebagaimana ketentuan tahapan.
“Secara teknis itu tidak masalah, apalagi ada landasan hukum yang dipakai KPU dalam mengambil keputusan tersebut,” tegasnya.
Pendapat mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) tersebut, disampaikan melalui jurubicaranya Jurhum Lantong saat dihubungi Komentar per telepon, Selasa (27/08) kemarin. “Lalu kalau ada yang mempertanyakan, kenapa nama Djelantik masuk di tengah-tengah tahapan, yah jawabannya simpel saja. karena memang ada penggantian,” ujar putra asli Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan ini.

“Kan ada mekanismenya. Semisal, karena ada yang mengundurkan diri, gugur persyaratan, meninggal atau faktor lain, maka dengan sendirinya itu bisa diganti. Siapa penggantinya, yah tentu itu ranahnya partai,” imbuh Jurhum yang juga caleg (calon anggota legislatif) DPR-RI dari daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara.
Kemudian, lanjut dia, kalau sekarang ada yang mempersoalkan personalnya (Djelantik), itu bukan lagi urusan hukum tata negara. Tetapi sudah urusan politik. “Saya kira KPU tidak akan mengambil keputusan yang keliru, apabila mereka punya dasar hukum yang kuat. Semisal, surat pengunduran diri. Apalagi ada yang ketentuan baru yang menegaskan, setiap pejabat negara yang hendak maju caleg itu wajib hukumnya mengundurkan diri dari jabatan,” tegas Jurhum lagi.
Sebagaimana diketahui, Kamis (22/08) malam lalu atau tepatnya tidak berselang lama setelah KPU Kotamobagu menggelar konferensi pers –termasuk di dalamnya mengumumkan nama Djelantik lolos dalam DCT, protes keras langsung muncul dari kubu Partai Amanat Nasional (PAN). Tidak tanggungtanggung, keberatan  tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD PAN Kotamobagu, Anugerah Chandra Begie Gobel SE MEP.
“Perang” argumentasi pun tergelar di media massa. Nayodo Koerniawan SH selaku KPU Kotamobagu, dalam tanggapannya menegaskan bahwa keputusan yang mereka ambil itu, telah lebih dulu dikaji secara berjenjang. “Namun kalau ada pihakpihak yang merasa keberatan, alangkah eloknya kalau itu ditempuh sesuai hukum yang ada. Kami siap meladeninya,” tandasnya.
Belakangan, protes PAN mulai melempem. Janji Begie Gobel pada Kamis malam itu, akan memasukkan keberatan resmi mereka ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) sampai ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), belum terwujud sampai sekarang.(cop)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Steven Tirukan

News Most Viewed

Hari Ini, Umat Katolik ...

Manado, KOMENTAR - Jumat (18/04) seluruh ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Kalah Perang, 17 ...

Manado, KOMENTAR - Hampir seluruh kecamatan ...

5.000 Orang Sangihe ...

Manado, KOMENTAR - Kepala Badan Pengelola ...

304 Siswa se-Sulut ...

Manado, KOMENTAR - Berdasarkan data ...

AS Beli 3.000 Ton CCO ...

Pada pekan kedua April 2014 lalu, Sulut ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)