Polhut Sita Delapan Log Kayu Ilegal


Bolaang Uki, KOMENTAR-Lagi, Satuan Polisi Kehutanan Dinas Kehutanan dan Perkebunan menyita sedikitnya delapan log kayu jenis Jabon yang dimuat dalam sebuah truk di Desa Torosik, Kecamatan Pinolosian, Rabu (31/07). Pelaku sempat melakukan pengancaman kepada petugas saat melakukan penyitaan.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Ir Sugeng Purwono mengatakan, rencana kayu tersebut akan dikirim ke sebuah perusahaan pengelolah tripleks yang beroperasi di Desa Atoga, Kabupaten Bolmong Timur. Upaya penyitaan ini awalnya tidak berhasil, karena dari pelaku melakukan pengancaman kepada petugas yang berjaga di pos jaga Desa Torosik. Antara petugas dan pelaku terjadi perdebatan soal sah tidaknya kayu itu. Akhirnya kayu gelondongan diameter lebih dari satu meter itu berhasil lolos dari pos petugas.

“Sengaja diloloskan. Tapi kemudian kami tahan lagi di pos jaga Desa Molibagu. Mereka tidak bisa lagi membantah dan kayu akhirnya disita,” kata Sugeng yang sempat turun langsung melakukan penyitaan.
Namun, pelaku nampaknya tidak puas atas penyitaan dari petugas itu. Mereka mengklaim kayu tersebut dilakukan secara legal dan sudah mengikuti prosedur yang ada. Di pesan singkat yang dikirim langsung ke Sugeng menyebutkan, mereka akan melapor ke Polda Sulut atas tindakan penyitaan yang dinilai telah melanggar aturan.
“Di dalam SMS yang masuk di hp saya, mereka merasa diperlakukan tidak nyaman dan penyitaan itu bertentangan dengan hukum,” kata Sugeng sambil menunjukkan isi SMS bernomor 082395452xxx tersebut kepada wartawan, kemarin. Kayu itu akan kini diamankan di depan kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan untuk ditindaklanjuti.(fai)

Comments   

 
0 #1 Decky Palilingan 2013-08-17 16:33
Itu kayu rakyat dari kebun rakyat coba baca PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P.30/MENHUT-II/ 2012
TENTANG PENATAUSAHAAN HASIL HUTAN YANG BERASAL DARI HUTAN HAK, jenisnya kayu jabon, ditangkap karena perintah Bupati yang tidaak sesuai dengan P.30 Maklum Kadis dan Kabid Pengamanan tidak menguasai teknis akibatnya dua hari tidak ada surat sitaan eh dikeluarin surat berita acara penahanan, eh enggak ada yang mau tanda tangan, eh kalau melayani rakyat bukan begitu caranya. Coba lihat kenapa kayu rakyat dilarang beredar tapi kayu berbentuk balok dari kawasan hutan boleh keluar dari Bolsel, yang benar saja dong. Lihat pembiaran kawasan hutan dibabat habis dibikin perkebunan pribadi ilegal tanpa ijin menteri kehutanan.
Coba lihat di youtube supaya jelas masalahnya http://youtu.be/WoNnLqqTm2M judulnya polhut melapor Semoga penjelasan ini mendidik masyarakat supaya tidak dibodohi kekuasaan.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Written by Steven Tirukan

News Most Viewed

353 CJH Sulut Dilepas, ...

Manado, KOMENTAR - Gubernur Sulut SH ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Aspirasikan Pilkada ...

Manado, KOMENTAR - Sikap tegas Walikota ...

Gubernur Dukung ...

 


Manado, KOMENTAR - Gubernur Sulut Dr ...

Program Induksi Siapkan ...

Manado, KOMENTAR - Sejumlah tenaga pendidik ...

Dewan KEK sudah ada ...

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sudah ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)