KPK, Mabes dan Polda Kepung PT IIP


PEMERINTAH Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow, masih bungkam terkait adanya dugaan perusakan kawasan hutan mangrove di wilayah hutan Inobonto 1 Kecamatan Bolaang yang dilakukan PT Inobonto Indah Perkasa (IIP), selaku perusahaan yang bergerak di bidang sawit.
Hingga kini dugaan perusakan mangrove itu telah masuk di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Markas Besar (Mabes) Polri melalui surat yang disampaikan masyarakat Inobonto. Namun di sisi lain, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bolmong Ashari Sugeha mengakui jika saat ini masalah tersebut juga sedang ditangani Polda Sulut.
Meski demikian, Ashari Sugeha saat dikonfirmasi terkait hal itu, belum memberikan tanggapan lebih.

“Kalau itu saya belum bisa tanggapi, sekarang sedang ditangani polda. Ketika sudah ada indikasi masalah hukum maka aktivitas PT IIP masih kita hentikan. Hargai dulu instansi yang menangani masalah ini,” kata Ashari saat bersua dengan harian ini Selasa (30/07).
Sementara, Ashari mengaku sangat menyayangkan jika tak ada lagi investor yang masuk di Bolmong karena sikap masyarakat yang seakan mempersulit. Padahal lanjutnya, tingkat pertumbuhan ekonomi Bolmong saat ini hanya 4 persen, di bawah dari Kabupaten Bolmong Timur. “Kalau melihat dari segi kepentingan daerah, pertumbuhan ekonomi di bolmong terendah, hanya 4 persen. Dengan adanya masalah ini, siapa yang dirugikan, meski daerah kita memiliki banyak sarjana karena tidak ada lapangan pekerjaan maka kita tidak bisa mengurangi angka pengangguran. Sekarang yang terjadi, lapangan kerja sudah ada tapi dipermasalahkan,” jelas Ashari yang juga mantan Kadis Pertambangan dan Energi Bolmong.
Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Inobonto telah menyurati dan menyerahkan dokumen gambar bergerak terkait dugaan perusakan hutan mangrove di Inobonto yang dilakukan PT IIP, kepada Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Pusat, Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) Lumbung Informasi Rakyat (Lira), ke Sekertariat Negara, di Kementerian Kehutanan, di stasiun televisi swasta (TV One), ke Arta Graha Peduli Manggrove dan Indonesia Corruption Watch (ICW), serta ke KPK dan Mabes Polri.
Upaya konfirmasi kepada manajemen PT IIP belum berhasil meski salah satu personel PT IIP Dwi Ciptodarmono berulangkali dihubungi di nomor handphonenya untuk dikonfirmasi namun tak pernah dijawab.(lix)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Steven Tirukan

News Most Viewed

Menag: Lesbian-Gay Tidak ...

Jakarta-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Belum dikerjakan, ...

Manado, KOMENTAR - Pemerintah Kota Manado ...

SHS Ragukan Kemampuan ...

Manado, KOMENTAR - Rolling pejabat eselon II ...

Sulut Catat Peserta ...

Tondano, KOMENTAR - Sulawesi Utara (Sulut) ...

Panin Bank Agen Penjual ...

 

PANIN Bank ditunjuk pemerintah sebagai ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)