Proyeksi Pembangunan Bandara Rp 300-400 Miliar

Sitaro, KOMENTAR - Proyeksi pembangunan bandar udara (bandara) di Sitaro kurang lebih Rp 300-400 miliar. Dengan sistem pembangunan multiyear yang diperkirakan tuntas 2015 mendatang. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sitaro Charlton ‘Bob’ Wuaten ST, Senin (19/08) kemarin. Meski menurut Wuaten, pelaksanaan pembangunan lewat tahapan pematangan lahan telah dilakukan. Biar pun untuk proses pembebasan lahan belum berlangsung, tapi secara umum warga pemilik lahan sudah menyetujui.

“Makanya proses pematangan lahan sudah mulai dilakukan,” ucap Wuaten. Dijelaskannya sesuai kontrak kerja 14 hari pasca penandatanganan kontrak, proses pembangunan sudah harus jalan. “Oleh karenanya, pematangan lahan sudah mulai dilakukan seperti halnya soal elevasi lahan yang akan dipakai. Termasuk persiapan pihak ketiga yang akan membangun bandara tersebut,” tandasnya. 

Terpisah tokoh muda Sitaro Denny ‘Depu’ Pumpente menilai pembangunan bandara sangat substantif dengan kebutuhan daerah. “Dengan kondisi daerah seperti ini, keberadaan bandara suatu hal yang sangat penting dan upaya pemerintah daerah patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat,” tandas Pumpente.(ans)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Steven Tirukan

News Most Viewed

Jemaat Imanuel Mapanget ...

Manado, KOMENTAR - Bersamaan dengan ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Saling Klaim di Koran, ...

Manado, KOMENTAR - Fenomena saling klaim ...

Pemprop Tahan Dana Bagi ...

Manado, KOMENTAR - Pemerintah Propinsi ...

Sekwan Bentuk Tim Khusus ...

Manado, KOMENTAR - Meski masih disibukan ...

Kelulusan SMA/MA dan SMK ...

Manado, KOMENTAR - Prosentase kelulusan ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)