Legislator Mundur, Gaji Terancam Di-pending

Tahuna, KOMENTAR - Sejumlah anggota DPRD Sangihe yang kini telah menyatakan sikap mengundurkan diri terkait pindah partai, terancam tidak lagi menerima gaji untuk sementara waktu alias dipending.
Demikian disampaikan Kepala Inspektorat Sangihe, Tadjudin Sainkadir, untuk  meneruskan laporan dari  Bendahara Sekretariat  DPRD Sangihe.
Ia menjelaskan, bahwa  penyampaian dari bendahara DPRD itu, hanya bersifat laporan koordinasi ke Inspektorat terkait dengan adanya hasil konsultasi personel Sekretariat DPRD ke Badan Pemeriksa Keuangan RI  belum lama ini. “Kami telah dihubungi via telpon oleh bendahara Sekretariat

DPRD Sangihe soal akan dipendingnya pembayaran gaji anggota DPRD yang telah menyatakan sikap mundur dari lembaga terhormat itu,” kata Sainkadir.
Dikatakannya pula,  guna untuk lebih memperjelas penyampaian bendaharawan Sekretariat DPRD itu, pihaknya langsung melakukan konsultasi dengan pihak BPK. “Jadi saya juga sudah konsultasikan hal ini dengan tim BPK dan saran BPK sebaiknya pembayaran gaji legislator yang telah mundur, harus dipending untuk sementara sambil menunggu petunjuk lanjutan dari BPK RI,” terang Sainkadir.(ric)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Steven Tirukan

News Most Viewed

Pesparawi antar ...


Manado, KOMENTAR  - Kepala Kantor Wilayah ...

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN ...

Baru-baru ini bangsa Indonesia merayakan ...

Puskesmas Layani ...


Manado, KOMENTAR  - Pemerintah Kota Manado ...

APBD-P Bakal Pro ...

Manado, KOMENTAR - Ketua Gerakan Siswa ...

Wujudkan kota modern - ...

Manado, KOMENTAR - Walikota Manado, Dr GS ...

Uang Tidak Layak Edar ...


UANG tak layak edar di Sulut meningkat ...

Locations

  • Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
  • (0431) 879799

Gallery

      DAS KOTOR: Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan melakukan pemantauan ke DAS Tondano di Kecamatan Sario, kemarin. Dalam pemantauan, wawali menemukan tumpukan sampah di areal DAS tersebut. Belakangan, wawali semakin intens turun lapangan untuk memantau kebersihan dalam rangka penilaian tahap pertama Adipura. Sedangkan Camat Sario diminta lebih pro aktif memantau sektor kebersihan dan keamanan wilayah.(*)